Apa yang kita alami hari ini adalah efek dari pikiran kita kemarin dan apa yang kita pikirkan hari ini akan menimbulkan efek pada hari esok sedangkan apa yang kita pikirkan saat ini adalah proses untuk mencoba menciptakan kehidupan dimasa yang akan datang

© BY : <-ANCHUZ->

HUBUNGAN PUASA DENGAN KESEHATAN

Shaum artinya menahan. Menahan diri dari makan, minum, dan bersetubuh serta yang membatalkannya sejak terbit fajar sampai terbenam matahari dengan niat puasa mendekatkan diri pada Allah SWT.
Intisari puasa adalah pengendalian diri. Melatih diri untuk disiplin dan melatih kejujuran. Puasa adalah ibadah yang tidak kasat mata. Tidak ada aktivitas tubuh yang dapat dipantau. Waktu pelaksanaannya pun cukup panjang.
Tujuan akhir dari puasa sebagaimana diisyaratkan Allah dalam Al Baqarah 183 adalah menjadi manusia yang takwa. Sebuah kondisi puncak kualitas seorang mukmin. Fisik dan mental. Seberapa tinggi kualitas taqwa seseorang ditentukan oleh seberapa berkualitas amalnya. Semakin baik taqwa seseorang makin baik pula kondisi fisik dan mentalnya. Diakhir ayat ke-183 Al Baqarah ditegaskan wa antashumu khairul lakum inkuntum ta’lamun yang artinya “Dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.


Kesehatan berasal dari kata sehat yang artinya kondisi yang seimbang – homeostasis dalam diri seorang manusia dati aspek fisik, mental dan social. Kualitas sehat seseorang ditentukan seberapa kualitas fisik, mental dan sosialnya.
Hikmah puasa terhadap kesehatan
Disyariatkan sebuah perintah – puasa – bukanlah semata karena manfaat (hikmah) yang didapat oleh manusia. Namun tiap syariat yang ada dalam Islam pasti memiliki manfaat besar bagi manusia.
*Manfaat secara mental
- Aktivitas menahan diri dan tanpa pengawasan menumbuhkan mental disiplin dan jujur. Dua sifat yang dibutuhkan untuk menjadi pribadi yang unggul dalam memenangkan kompetisi kehidupan yang makin berat. Disiplin menumbuhkan kondisi mental yang disebut oleh Stephen R Covyey dalam 8th Habit of Highly Effective People sebagai Estress, dorongan dalam diri yang mendesak kita yang berasal darii keinginan untuk hidup bermakna.
- Dr Chainman dari Brownston Univ. US. Menyatakan bahwa “tidak diminimalisirnya pilihan atau keinginan (memeperturutkan nafsu) ditambah tiadanya control diri dan keinginan terbukti meningkatkan depresi, frustasi dan rasa sedih.
- Ampunan dosa dan limpahan pahala bagi orang yang berpuasa tentu akan meningkatkan ketenangan batin, memberikan optimisme dan rasa percaya diri.
* Manfaat secara social
- Menumbuhkan empati kepada orang lain khususnya tidak berpunya. Rasa lapar dan haus akibat puasa diharapkan mendorong mukmin untuk dapat merasakan beratnya menjadi orang miskin. Menghilangkan sifat kikir dan mendorong untuk banyak berinfa’ dan shadaqah.
- Solusi terhadap dekandensi moral – khususnya remaja. Andrea Wyler Nutritionist dan Dietics Amerika menyatakan bahwa puasa mengurangi dorongan libido. Puasa mengurangi relase hormone testosterone (laki-laki) dan estrogen (wanita) yang berperan pada munculnya libido.
* Manfaat secara Fisik
- Meningkatkan regenerasi sel dan jaringan tubuh. Berpuasa sepuluh hari pada Ramadhan meregenerasi 10% sel tubuh. Meningkatkan 66% pada seepuluh hari berikutnya dan mencapai 100% pada akhir Ramadhan. (Andrea Wyler)
- Detoksifikasi racun. (Make Vadon). Puasa mengistirahatkan organ tubuh khususnya digestive system. Memungkinkan tubuh mencheck up diri, memperbaiki dan membuang kotoran dari usus sehingga toksin pun ikut keluar.
- Puasa mambuang kelebihan lemak dalam tubuh yang beresiko obesitas, hypertensi, tingginya cholesterol dan heart diseases. Sumber energy tubuh manusia dihasilkan dari glukosa sebagia hasil metabolisme makanan. Kelebihannya disimpan sebagai glikogen dan lemak. Pada kondisi puasa glukosa didapatt dari pemecahan glikogen dalam otot termasuk jantung. Sehingga tidak kelebihan lemak dalam tubuh.
Masih banuak sebenarnya hikmah puasa bagi kesehatan.. Sebagai penutup kami sampaikan bahwa timbulnya penyakit adalah karena berlebihannya makanan yang dikonsumsi manusia. Manusia sesungguhnya tidak dirancang untuk berlebihan makan. Dr Alexis carel Nobelist Kesehatan menyatakan “Melimpahnya mekanan menyebabkan lumpuhnya fungsi penting yang berperan atas keberlangsungan berbagai spesies hidup di bumi. Fungsi tersebut adalah kemampuan adaptasi terhadap keterbatasan makanan. Oleh karena itu manusia hendaknya berpuasa pada setiiap masa.”
“ Tidak ada bejana yang diisi oleh anak manusia yang lebih buruk daripada mengisi penuh parutnya., cukuplah bagi manusia makan dengan beberapa suap untul menegakkan punggungnya. Sekitarnya tidak bias maka istilah 1/3 dengan makanan 1/3 dengan minum, dan 1/3 dengan nafas.” (Al Hadist)

Sumber dari Dr. Osman Khadafi

1 komentar:

aank Sabtu, Mei 26, 2012  

sanagt pengaruhhh kalau puasa putih pngaruh tidak

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

  © vehement VEHEMENT by Aan Choesni Herlingga 2009

Back to TOP