Apa yang kita alami hari ini adalah efek dari pikiran kita kemarin dan apa yang kita pikirkan hari ini akan menimbulkan efek pada hari esok sedangkan apa yang kita pikirkan saat ini adalah proses untuk mencoba menciptakan kehidupan dimasa yang akan datang

© BY : <-ANCHUZ->

Saat Cahaya Tidak Lagi Menyinari


Wah kenapa cahaya kok gak lagi menyinari, jadi gelap dong!! Mang kenapa apa PLN kekurangan suplai bahan bakar buat ngaktifin PLTU or PLTG nya ato mungkin daya di PLTA berkurang karena kemarau yang berkepanjangan, trus-trusan molor gak turun hujan, tanya kenpa ??? Tenang-tenang semua tenang PLN masih beroperasi, hanya saja bukan cahaya atau suplai listrik dari PLN, kan sekarang mulai diadain proyek PLTN yang kendati sekitar tahun 80-an sempat dianggap tidak pantas diterapkan di Indonesia. Truz cahaya apaan dong?? ( Suara dalam hati mulai bertanya penasaran!! Itu juga kalo yang mbacanya bener-bener merhatiin) Ok coz sebenernye yang akan saya dibahas disini adalah cahaya yang ada dalam diri kita ( wah penghinaan mang disamaain ma kunang-kunang ) yaitu cahaya hati. Pa masih binggung nich??

Mang gak bisa dipungkiri kalo segumpal darah yang ada pada manusia ato yang lebih akrab disebut hati adalah pengatur sikap, pola pemikiran, motivasi, emosi baik yang timbul secara spontan maupun yang sudah terendap menjadi satu paket yang disebut watak bin perilaku. Rasulullah Saw bersabda”Sesungguhnya didalam tubuh manusia terdapat segumpal darah, apabila baik maka baikalah seluruh tubuh. Apabila ia buruk, maka buruk pulalah seluruh tubuh. Ketahuilah itu adalah hati ( HR Bukhari Muslim ) “. Ibarat komputer hati itu sebagai progam komputernya seperti windows ataupun linux, dan hardisk sebagai otak. Coba aja kalo suatu proggam dijangkiti virus, pasti isi dari hardisk akan kacau n rusak kendati gak ngerusak hardware namun bisa ngehancurin sistem-sistem softwarenya dan akibatnnnya macam-macam loh ada yang hilang data-data microsoft wordnya ada yang eror pada control panelnya dan mungkin bisa menyebabkan suatu komputer tersebut secara total gak bisa bekerja alias eror n ujung-ujungnya minta diinstal ulang. Padahal suatu software kan sebagai landasan penghubung data-data yang akan direkam dalam hardisik,ya kalo software nya aja kejangkit virus pasti masukin datanya kehardisk jadi kecau balau.

Kembali ke masalah hati, mungkin bisa dibilang kayak komputer gitu, hanya saja untuk menginstal ulang hati tidaklah semudah menginstal ulang progam komputer. AA Gym juga pernah memberi saran untuk selalu menjaga hati ( keep heart gituu ) lewat sebuah lagu ciptaannya yag berjudul “Jagalah Hati” ( temen-temen pasti pernah denger kan!! ). Sama kayak komputer hati juga banyak virusnya loh mulai dari virus malas, merah jambu, bahkan samapi virus iman kepada Allah, yah gak kalah syereeem ma virus komputer yang sekarang lagi ngetren yaitu virus babad. Hati selain dapat sakit yang karena mungkin kejangkit virus dapat juga mati , namun gak seperti tubuh yang kalo mati akan tampak dengan jelas. Hati yang mati adalah ibarat seorang yang hidup namun bagai bangkai berjalan ( wah bau semua kali ya!! ). Hati yang mati coz adalah hati yang tidak disinari oleh cahaya dan lama-lama cahaya dalam hati itu akan pudar. Ibarat fosfor yang kalo kita sinari dengan cahaya maka dengan sendirinya fosfor tersebut dapat menyimpan cahaya untuk beberapa waktu dan selanjutnya akan padam jika tidak disinari, nah kalo seumpamanya fosfor itu ditutupi suatu benda sehingga gak bisa mendapat cahaya dan akhirnya fosfor itu gak akan bercahaya untuk selamanya ( hehehe binggung pa gak nih ???? ). Yah kalo hati itu adalah penerima cahaya dari Allah SWT baik melalui hidayah yang ditanamakan dalam hati secara langsung maupun melalui petunjuknya dari Al-Qur’an dan Hadist. Namun kalo hati ini terlalu banyak kena virus lama-lama muncul bintik hitam disekitar hati ( eh tapi bukan flek lo apalagi tahi lalat ) yang lama-lama menutupi hati sehingga hati ini gelap tidak bisa menerima cahaya dan akhirnya akan mati ( wah kacau berubah menjadi bangkai berjalan dehh!! ).
Mengetahui Adanya Gangguan pada Sunber Cahaya

Coz sama seperti virus dalam komputer virus-virus hati yang notabanenya sebagai sumber cahaya pada diri juga dapat dideteksi keberadaannya dan dapat dihilangakan, tapi caranya beda ama komputer yang harus mendeteksi virusnya melalui antivirus n harus diilangin juga pake antivirus yang tentunya udah diupdate terbaru, ya maklum buat jaga-jaga kali aja virus yang nyerang virus terbaru. Nah demikian pula dengan hati yang gak kalah banyak dan rumit virus-virus yang harus dihadapi. Apalagi designer virusnya ahli betul dalam mengetahui kelemahan manusia dan juga hatinya yaitu setan. Sebab setan selalu berada disisi manusia jadi kalo pengetahuan manusia semakin bertambah maka setan yang ada disisinyapun akan menjadi semakin pinter ( wuih bener-bener tukang bajak pengetahuan niiiiiiih ). Pada dasarnya untuk menghindari dan melawan virus hati ini adalah dengan menundukkan hawa nafsu sebab setan menyerang manusia melalui hawa nafsunya ( kyaaaa ciat ciat he 3x mang setan jago perang juga ya ??? ). Oleh karena itu Allah SWT senantiasa memerintah manusia untuk menundukan hawa nafsunya, misalnya dengan ibadah puasa, dengan menikah, dengan bersabar, de el el.

Trus apa hawa nafsu gak boleh ngambil andil nih dalam kehidupan? ya enggak lah coz kan sudah dibilangin menundukkan bukan mematikan, lagian kalo mang gak ada hawa nafsu maka manusia kan punah dari peradaban ini, satu misal manusia gak punya hawa nafsu buat makan pasti semua akan kelaparan dan akan mati, atau gak punya nafsu untuk kepengen maju mungkin lama kelamaan manusia akan kalah bersaing dengan makhluk lain. Sebenernye dalam mengetahui ada atau tidaknya penyakit dalam diri hanyalah kemauan dari diri kita sendiri yang untuk mengetahui sejauh mana virus hati menyerang kita, namun kebanyakan dari temen-temen biasa mendeteksi virusnya melalui hal-hal berikut :

1. Bertanya kepada para ulama atau ahli ilmu mengenai masalah hati
Hal ini saya rasa perlu karena sama seperti penyakit badan kita juga pergi kedokter kan untuk mengetahui penyakit apa yang kita derita kemudian kita diberi resep agar dapat sembuh dari penyakti tersebut yah sama kayak penyakit hati caranya nanya ke yang ahli lalu kita minta batuannya agar bisa disembuhkan.

2. Minta nasehat kepada temen yang jujur
Temen jujur, dapet dipercaya ( wah sapa sih yang gak mau dapet temen kayak gituuu ?? ). Jika kita minta nasehat kepada temen yang kayak gini Insya Allah kita dapat mengetahui penyakit hati kita, Amirul Mukminin Umar bin Khattab pernah berkata, “Semoga Allah merahmati seseorang yang mau menunjukkan aib kami kepada kami”.

3. Mengambil Penuturan dari musuh
Mungkin gak enak kali ya kalo kita punya musuh tapi seandainya kita memang punya musuh justru itulah saat adanya seorang yang ikhlas menunjukkan virus hati pada kita, walaupun kata yang dikeluarkan musuh sangat tidak menyenangakan hati.


Penyebab cahaya dalam diri tidak menyinari
Khan dah jelas tadi penyebabnya virus-virus hati yang dibuat oleh setan !!!yup tuh adalah suatu analisa yang benar tapi perlu diketahui untuk dapat menuju kehati virus-virus tersebut harus melalui berbagai hal, nah hal yang biasa dilalui adalah lewat hal berikut :

1. Banyak Makan
Gak usah dipungkiri kalo makan emang kebutuhan manusia yang mutlak, bisa-bisa kalo kita gak makan malaikat Izrail malah datang buat ngebawa kita mengahadap Allah. Coz Rasulullah Saw mengiinggatkan pada kita untuk makan saat lapar dan berhenti sebelum kenyang, sebab jika makan terlalu kenyang dapat membuat badan menjadi malas ( nah inilah mungkin salah satu virus berbaya yang sering menyerang manusia ), ato bisa jadi karena makan terlalu banyak menjadi berbagai sumber penyakit. Karena saat kita makan hati terus menerus melakukan penetralan racun yang terkandung dalam makanan, hati juga hanya bekerja pada kemampuan tertentu, saat racun yang ada dalam tubuh melebihi kapasitas hati kemampuan hati untuk menetralisir bisa jadi bukan nikmat yang kita dapat dari makan malah penyakit.Oleh karena itu Allah memerintahkan kepada kita untuk puasa. Selain sebagai ibadah, melatih hawa nafsu, puasa juga ternyata berfungsi sebagai sarana untuk mentralisi kadar asam lambung dalam tubuh dan juga sebagai proses detoksinasi dalam hati.

2. Banyak Bicara
Fren hati-hati biasanya nih orang yang banyak bicara tuh apalagi bicarnya gak manfaat malah dibenci orang lain. Apalagi yang namanya lidah itu gak bertulang pedangpun bisa dikalahkan dengan lidah. Sebab hanya dengan lidah dapat terjadi pertumpahan darah, peperangan, bahkan kerusuhan antar desa yang akhir-akhir ini marak karena dipicu masalah sepele.

3. Salah Pergaulan
Seperti yang dibilang Rasul kalo orang yang bergaul ma tukang minyak pasti bau wangi tapi kalo bergaul ma tukang pandai besi pasti bau arang. Pergaulan memang memberikan dampak yang besar pada diri utamanya dengan watak kita, nah jalan setan yang paling ampuh adalah melalui pergaulan, yah maklum sebab setan kan ada banyak dari golongan jin dan manusia. Cilaknya kalo kita bertemen ma golongan setan dari manusia selain hati kita akan pudar cahayanya bisa-bisa malah kita sendiri yang ikut nyetan!!!.

4. Bergantung kepada selain Allah
Ini adalah faktor terbesar perusak hati. Jadi hati-hati aja ya kalo seumpamanya kita udah mulai jauh ama Allah. Terkadang saat ditimpa musibah kita jarang beristigfar, saat menerima nikmat kita jarang bersyukur, melalui hal-hal seperti inilah setan menyusupkan virus-virusnya agar kita senantiasa lalai dan lupa kepada Allah SWT. "Mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah agar mereka mendapat pertolongan. Berhala-berhala itu tidak dapat menolong mereka, padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka" (Yasin: 74-75). Keadaan sebagian manusia tertindas tapi terpuji, sebagian lagi tercela tetapi menang, sebagian lagi terpuji dan menang. Orang yang bergantung kepada selain Allah (musyrik) maka dia mendapatkan keadaan yang paling buruk, yakni tidak terpuji dan tidak ada yang menolong.

Coz sebenernya masih banyak loh cara-cara virus hati untuk menggelapkan cahaya hati kita dengan Allah, karena terbatasnya halaman buletin ini ya saya mohon maaf. Tapi satu hal yang terpenting untuk membuat agar hati tidak kehilangan cahayanya adalah selalu mendekatkan diri kepada Allah dan menundukkan hawa nafsu. Ingat jagalah hati jangan kau kotori jagalah hati lentera hidup ini.



Hati-hati bawa hati. Karena hati penentu hidup ini



Artinya : (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. ( QS Ar-Rad : 27 )


0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

  © vehement VEHEMENT by Aan Choesni Herlingga 2009

Back to TOP