Apa yang kita alami hari ini adalah efek dari pikiran kita kemarin dan apa yang kita pikirkan hari ini akan menimbulkan efek pada hari esok sedangkan apa yang kita pikirkan saat ini adalah proses untuk mencoba menciptakan kehidupan dimasa yang akan datang

© BY : <-ANCHUZ->

Apa Sih..... Hikmah Hari Ini


Hikmah Hari ini : "Jika Allah menahan pemberian-Nya padamu, maka pahamilah bahwa itu adalah suatu (kemuliaan) untukmu selama kau pertahankan keislaman dan keimananmu, higga segenap apa yang dilakukan Allah kepada dirimu menjadi karunia pula kepadamu".




"Hendaknya kita menyedari bahawa musibah yang menimpa kita bukanlah untuk memusnahkan kita, sesungguhnya kehadiran musibah tersebut hanyalah untuk menguji sampai dimana kesabaran kita" (Ibnu Qayyim)



Para Muslim tidaklah bodoh. Mereka bisa melihat bahwa Islam adalah salah. Mereka tahu ayat2 Quran bertentangan satu sama lain. Mereka tahu Islam bertentangan dengan kecerdasan manusia dan tidak masuk akal, tapi mereka begitu terjebak di dalamnya sehingga mereka tidak bisa meninggalkannya. Mereka memaksa diri mereka untuk percaya, karena tanpa itu, mereka bagaikan tersesat.
- Ali Sina

Jangan menyalahkan siapapun jika hidup kita terpuruk. Pada dasarnya, semua itu terjadi karena kita zhalim terhadap nikmat Allah.



re_andini (2/15/2007 10:24:18 AM): "Seorang sahabat datang kepada Nabi Saw dan bertanya, "Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu amalan yang bila aku amalkan niscaya aku akan dicintai Allah dan manusia." Rasulullah Saw menjawab, "Hiduplah di dunia dengan berzuhud (bersahaja) maka kamu akan dicintai Allah, dan jangan tamak terhadap apa yang ada di tangan manusia, niscaya kamu akan disenangi manusia." (HR. Ibnu Majah).

Orang yang tidak punya ilmu seperti memasuki hutan belantara tetapi tidak membawa peta.

Menangislah karena Dosamu sepanjang malam dengan sebenar-Nya Tangisan, Karena tangisan itu mengangkat segala Kesedihan, dan janganlah lupa dosa-dosamu sepanjang hari-Nya, Sesungguhnya Dosa-dosa itu selalu Mengelilingi Manusia (Abu Azzam) arfan_fitra: Allah berfirman dalam surah Al Israa' ayat 109. Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu'.

Seseorang yang mengenal Allah dan tujuan hidupnya adalah Illahi, anda akan melihat dia selalu gembira. Betapa tidak, sedang segalanya dilihat nya indah. Karena dia melihat keindahan Illahi, anda tidak akan menemui dia pendendam, bagaimana dia akan mendendam sedangkan tidak ada lagi tempat di hatinya kecuali Alah. Anda tidak akan mendapatinya dia kikir, bagaimana dia akan kikir sedangkan segala sesuatu yang dijanjikan Allah untuknya jauh lebih indah dari apa yang dimilikinya. Jadi tidak ada kebimbangan sama sekali, tidak ada kerisauan, dia tidak akan takut mati. Mengapa dia takut mati, padahal kematian akan mengantarnya pada ang Kekasih (Ibnu Sina)


Rasululloh SAW pada suatu hari bersabda kepada para sahabatnya, 'Kaum beriman manakah yang keimanannya kalian kagumi?' Mereka menjawab, 'Para malaikat, 'Rasululloh SAW mengatakan, 'Bagaimana mungkin mereka tidak beriman padahal mereka berada di sisi Tuhan mereka?'. Kata mereka, 'Kalau begitu para nabi.' Rasululloh mengatakan, ' Bagaimana mungkin mereka tidak beriman padahal wahyu diturunkan kepada mereka?' Kata mereka, 'Kalau begitu keimanan kami. 'Rasululloh mengatakan, 'Bagaimana mungkin kamu tidak beriman padahal Rasul berada ditengah-tengah kamu? Akan tetapi, kaum beriman yang keimanannya dapat kamu kagumi adalah generasi setelah kamu, mereka mendapatkan lembaran-lembaran suci, kemudian mereka mengimani isinya.' ( HR.Bukhari )


Lihatlah hari ini, sebab ia adalah kehidupan,kehidupan dari kehidupan. Dalam sekejap dia telah melahirkan berbagai hakikat dari wujudmu. Nikmat pertumbuhan. Pekerjaan yg indah. Indahnya kemenangan. Karena hari kemarin tak lebih dari sebuah mimpi. Dan esok hari hanyalah bayangan. Namun hari ini ketika anda hidup sempurna telah membuat hari kemarin sebagai impian yg indah. Setiap hari esok adalah bayangan yg penuh harapan. Maka lihatlah hari ini."

Jagalah hati dari bersemainya bibit kesombongan dan kedengkian, sebab jika bibit-bibit seperti itu tumbuh maka lambat laun hati kita akan mati.


Hikmah hari ini :Kalau hati kita bersih, maka tidak ada waktu untuk berfikir licik, curang atau dengki sekalipun kepada orang lain.

“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu agar aku takut kepadaMu dalam keada-an sembunyi (sepi) atau ramai. Aku mohon kepadaMu, agar dapat berpe-gang dengan kalimat hak di waktu rela atau marah. Aku minta kepadaMu, agar aku bisa melaksanakan kesederhanaan dalam keadaan kaya atau fakir, aku mohon kepadaMu agar diberi nikmat yang tidak habis dan aku minta kepadaMu, agar diberi penyejuk mata yang tak putus. Aku mohon kepadaMu agar aku dapat rela setelah qadhaMu (turun pada kehidupanku). Aku mohon kepadaMu kehidupan yang menyenang-kan setelah aku meninggal dunia. Aku mohon kepadaMu kenikmatan meman-dang wajahMu (di Surga), rindu bertemu denganMu tanpa penderitaan yang mem-bahayakan dan fitnah yang menye-satkan.” (HR. An-Nasai dan Ahmad)

“Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku” (QS 20:25-28)

Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada seorang pun dari umatku kecuali aku mengenalnya pada hari kiamat kelak." Para shahabat bertanya, "Ya Rasulallah, bagaimana anda mengenali mereka di tengah banyaknya makhluk?" Beliau menjawab, "Tidakkah kamu lihat, jika di antara sekumpulan kuda yang berwarna hitam terdapat seekor kuda yang berwarna putih di dahi dan kakinya? Bukankah kamu dapat mengenalinya? " "Ya", jawab shahabat. "Sesungguhnya pada hari itu umatku memancarkan cahaya putih dari wajahnya bekas sujud dan bekas air wudhu'. (HR Ahmad dan Tirmizy) Sempurnakan Wudhu mu dengan baik dan benar



Rasulullah saw bersabda, "Waspadalah terhadap perbuatan kezaliman karena kezaliman adalah kegelapan di hari kiamat. Jauhilah kekikiran karena kekikiran telah membinasakan orang-orang sebelum kamu, mengantarkan mereka kepada pertumpahan darah di antara mereka dan menghalalkan segala cara." (HR Muslim dari Jabir bin Abdullah r.a)




:“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.”(QS 2: 197)



Dari Abdullah bin 'Amr bin al-'Ash radhiallahu 'anhuma bahwasanya ada seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah s.a.w.: "Manakah amalan Islam yang terbaik?" Beliau menjawab: "Yaitu engkau memberikan makanan dan engkau mengucapkan salam kepada orang yang sudah engkau kenal dan orang yang belum engkau kenal."
(Muttafaq 'alaih)



Kegemaran tampil dan pamer kemewahan adalah ciri - ciri orang yang kurang percaya diri terhadap kekuatan dan kematangan pribadinya.



"Barangsiapa memurkakan (membuat marah) Allah untuk meraih keridhaan manusia maka Allah murka kepadanya dan menjadikan orang yang semula meridhoinya menjadi murka kepadanya. Namun barangsiapa meridhokan Allah (meskipun) dalam kemurkaan manusia maka Allah akan meridhoinya dan meridhokan kepadanya orang yang pernah memurkainya, sehingga Allah memperindahnya, memperindah ucapannya dan perbuatannya dalam pandanganNya. (HR. Ath-Thabrani)."



Tawakal sebagai pintu rezeki"Dari Umar ra., ia berkata : Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda : “Andaikata benar-benar bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan memberi kalian rezeki sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung, yaitu keluar dengan perut kosong di pagi hari dan kembali dengan perut kenyang di sore hari”. (HR. Tirmidzi)


Indahnya keberhasilan ketika ada perjuangan
Indahnya perjuangan ketika ada kesulitan
Indahnya kesulitan ketika ada kemudahan
Tapi, bukankah kemudahan datang
Setelah kesulitan?
Dan kemudahan tidak datang dengan simsalabim
Akan banyak hambatan dan rintangan

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

  © vehement VEHEMENT by Aan Choesni Herlingga 2009

Back to TOP