Apa yang kita alami hari ini adalah efek dari pikiran kita kemarin dan apa yang kita pikirkan hari ini akan menimbulkan efek pada hari esok sedangkan apa yang kita pikirkan saat ini adalah proses untuk mencoba menciptakan kehidupan dimasa yang akan datang

© BY : <-ANCHUZ->

Tujuan Hidup Kita (Bagian 1)

Allah
Di tengah-tengah semester sekarang ini, masing-masing dari kita pasti disibukkan dengan tugas-tugas kuliah: mid-term exams, homework, paper, presentation, dll. Kita menganggap waktu seperti kurang saja bila kita sibuk. Apabila tugas belum selesai, padahal due time hampir tiba. Malam menjadi siang, siang menjadi malam. Kita pasti pernah mengalami stress semacam ini.

Dalam keadaan semacam ini saya hendak mengingatkan diri saya sendiri dan Saudara-saudaraku semua:
Apa sih yang hendak kita tuju dalam hidup ini? Apa tujuan kita dalam hidup?
- Meraih prestasi yang tinggi?
- Menjadi seorang yang sukses?
- Memiliki istri yang cantik (suami yang tampan)?
- Menjadi kaya?
- ???

Mungkin tujuan-tujuan hidup yang saya sebutkan di atas ada di pikiran kita. Itu wajar saja, setiap orang pasti berbeda-beda. Akan tetapi, perlu kita sadari bahwa itu semua hanyalah tujuan temporer saja atau hanya tujuan didunia. Ada tujuan kita yang lebih suci, yang lebih agung, dan yang lebih mendasar; karena tujuan yang satu ini mencakupi dan melandasi tujuan-tujuan temporer tersebut. Apa tujuan itu?

-------------------------------------------------
| Allah tujuan kita.........………………..|
_________________________________________________

Allah tujuan kita mengandung arti agar kita mengikhlaskan untuk Allah segala perkataan dan perbuatan kita, ibadah dan perjuangan kita. Sehingga kita diakui sebagai hamba-hamba-Nya yang mukhlisin dan menjadi semboyan yang selalu kita ikrarkan setiap waktu:

"Katakanlah: Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya dan demikianlah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri kepada Allah." (Al-An'aam 162-163)

Saudara-saudaraku yang dikasihi, Marilah kita renungkan sejenak hidup kita ini.... Sudahkah hidup kita ini sejalan dengan ikrar kita??? Sholat kita hanya untuk Allah? Ibadah kita hanya untuk Allah? Hidup dan mati kita hanya untuk Allah?

Marilah kita sucikan tujuan kita, bahwa kita hidup semata-mata adalah milik Allah SWT. Supaya segala amal dan perbuatan kita mendapat ridho dan diterima Allah Sebagai tabungan untuk hari Akhir.



Semoga kita menjadi orang-orang  yang selalu senantiasa menginggat sang Maha Kuasa

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

  © vehement VEHEMENT by Aan Choesni Herlingga 2009

Back to TOP