Apa yang kita alami hari ini adalah efek dari pikiran kita kemarin dan apa yang kita pikirkan hari ini akan menimbulkan efek pada hari esok sedangkan apa yang kita pikirkan saat ini adalah proses untuk mencoba menciptakan kehidupan dimasa yang akan datang

© BY : <-ANCHUZ->

Hati Ibarat Danau


Hati itu adalah segumpal daging yang ada pada manusia. Hati berfungsi sebagai penangkal racun yang ada pada tubuh kita yang masuk melalui makanan atau hal yang lainnya. Hati itu adalah segumpal daging yang berwarna merah kecoklatan. Itu menujukkan bahwa hati itu kuat pendiriannya maksudnya hati itu tidak pernah berkata bohong. Hati itu sebenarnya mengajak kita untuk berbuat yang baik-baik saja. Hati yang berbuat tidak baik, itu karena hati itu kalah berperang dengan nafsu.

Hati sangat peka dengan keadaan yang teradi pada diri kita. Seringkali hati juga dibuat sebagai symbol cinta. Banyak orang yang tidak mengerti apa itu hati yang sebenarnya. Kita seringkali juga bingung perasaan apa yang kita rasakan saat kita merasakan sesuatu.

Hati itu ibarat danau yang mempunyai 4 cabang sungai yang masing-masing airnya mengalir dan bermuara di danau tersebut. Misalkan danau itu adalah hati kita dan sungai-sungai itu adalah :

1. Otak
2. Mata
3. Pendengaran
4. Mulut

Pertama adalah otak. Otak kita adalah pusat dari seluruh organ kita, sehingga semua organ menerima respon langsung atau menerima perintah dari otak maka kita harus berfikir sejernih mungkin dan sepositif mungkin agar hati kita menjadi jerih..

Kedua adalah Mata. Mata kita adalah anugrah yang luar biasa yang mungkin kita tidak pernah mengerti betapa beruntungnya kita yang mempunyai mata yang bisa melihat karena banyak orang di luar sana yang mempunyai mata tetapi tidak bisa melihat. Oleh karena itu kita harus bersyukur kalau mata kita masih bisa melihat dan kita juga harus menggunakan mata kita dengan sebaik-baiknya dengan cara melihat hal-hal yang positif..

Ketiga adalah Pendengaran. Pendengaran kita juga dapat kita rasakan bahwa seberuntung-beruntungnya kita adalah kita sendiri karena kita tidak tau masalah apa yang sedang dihadapi oleh orang lain. Terkadang kita juga mendengarkan orang yang sedang mempergunjingkan orang lain yang sekiranya dia patut(kata si pengunjing) di perbincangkan. Kita apabila mendengarkan hal yang seperti itu sebaiknya kita menjauh dari orang yang menggunjingkan orang lain. Pendengaran kita apabila digunakan untuk hal yang tidak baik maka dineraka akan ditetesi timah yang panas sampai gendang telinga kita remuk, maka dari itu kita harus mendengarkan semua hal yang bisa bermanfaat bagi kita dan orang lain.

Keempat adalah Mulut. Mulut kita seringkali mengatakan hal yang tidak baik, yang kadang kita biasa mengucapkannya (tidak baik kok biasa??) maupun yang disengaja, mungkin kita mengatakan hal yang buruk tersebut tetapi disengaja karena kita merasa jengkel terhadap sesuatu hal yang tidak kita sukai. Mulut kita harus kita gunakan untuk hal-hal yang mungkin bisa lebih bermanfaat bagi orang lain.

Dari keempat sungai atau keempat cabang dari organ kita tersebut yang dapat kita pelajari adalah ada pepatah yang mengatakan”sebab nila setitik rusak susu sebelanga”. Hal menunjukkan bahwa kebaikkan itu rusak karena keburukkan yang hanya sedikit. Disisi lain danau yang mempunyai keempat cabang apabila salah satu dari cabang tersebut kotor maka kotorlah danau tersebut dan apabila salah satu dari sungai tersebut bersih maka bersilah danau tersebut. Begitu pula dengan hati kita apabila salah satu dari organ tersebut melakukan hal yang tidak baik maka hati kita menjadi kotor. Begitu pula sebaliknya apabila organ kita melakukan hal yang baik maka bersihlah hati kita. Jadi marilah kita membersihkan hati kita dengan cara yang melakukan hal yang sepositif mungkin.

Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin
Hari esok adalah masa depan yang cerah
VEHEMENT!!!!!!!!

Ingatlah Hati dengan Danau tersebut apabila kita melakukan sesuatu!

Semoga kita dapat merenungi kesalahan kita dimasa lampau.

Semoga bermanfaat dan tetap semangat. :D




2 komentar:

Rihar Diana(dhana) Minggu, Oktober 11, 2009  

salam sahabatku...
selain itu hati tidak bisa berbohong tidak sepeti bibir yang bisa bersilat lidah,so keep care to protect of heart
postingnya bagus memberikan motivasi tersendiri,penuh makna,thnxs n good luck for U...

Ipin Minggu, Oktober 11, 2009  

Keep the spitrit good posting bro....

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

  © vehement VEHEMENT by Aan Choesni Herlingga 2009

Back to TOP