Apa yang kita alami hari ini adalah efek dari pikiran kita kemarin dan apa yang kita pikirkan hari ini akan menimbulkan efek pada hari esok sedangkan apa yang kita pikirkan saat ini adalah proses untuk mencoba menciptakan kehidupan dimasa yang akan datang

© BY : <-ANCHUZ->

Menjadi Pribadi yang Penuh Semangat

1. Bersyukur apapun yang terjadi

Hal sederhana ini mampu membangkitkan diri kita saat kita dalam kondisi down, dengan kata lain kita gagal dalam melakukan sesuatu. Pengungkapan syukur melalui 3 cara lihat disini (Cara Bersykur)

2. Lakukan apa yang kita minati

Hal ini akan mendorong kita untuk melakukan sesuatu yang kita senangi, karena dengan sesuatu itu kita merasa enjoy, dan dengan itu tak kan ada rasa bosan dan letih. Bekerja karena tuntutan dan bekerja karena senang akan berbeda hasilnya walaupun saudara kembar yang bekerja. Orang bekerja dengan diikuti rasa senang, akan menambahkan detil-detil secara sukarela.

3. Bila tidak sesuai yang diharapkan
Jadilah diri sendiri, jika posisi ini adalah step awal menuju yang kita inginkan. Tentunya ada hikmahnya dibalik kegagalan kita. Apapun keadaanannya, tetap lakukan yang terbaik yang kita bisa, karena itu memperlihatkan kualitas kita.

4. Cermati, perhitungkan, dan tangkap peluang yang ada

Peluang menuju apa yang kita inginkan sangatlah banyak, tetapi hanya sedikit orang yang mengetahui dan memanfaatkannya. Terkadang kita melihat ada peluang, namun memiliki keterbatasan, misal keterbatasan modal, keterbatasan keahlian dan lain-lain. Itulah gunanya bermasyarakat, adanya berinteraksi, bersosialisasi, dan bertolong-menolong. Dengan bekerja sama tentu akan menghasilkan yang positif sesuai target dan keinginan bersama. Asah terus kemampuan untuk melihat peluang.

5. Berkumpul dengan orang yang memiliki motivasi

Prinsip ini sama dengan istilah penjual minyak wangi akan berbau wangi dengan sendirinya.

6. Selalu dekatkan diri pada Allah

Adakalanya dalam berusaha mengalami pasang surut. Hambatan dan rintangan dalam melangkah. Pastikan pada diri sendiri bahwa semua itu ada hikmahnya. Mungkin sajakan itu adalah cara Allah untuk mendidik kita. Kita tidak akan dididik seperti di bangku sekolah, tapi kita dididik melalui peristiwa-peristiwa. Kita akan mendapatkan pelajaran dari universitas yang skalanya lebih besar, yaitu universitas kehidupan.

Semoga kita termasuk orang-orang yang dapat memberi manfaat kepada orang lain.
Semoga Allah mengijinkannya.. Amin..
 
Tidaklah sesuatu berubah jika tidak mulai bertindak, dan kapankah waktu yang paling sesuai untuk memulainya jika bukan saat ini.


1 komentar:

assyafieq Minggu, November 21, 2010  

hidup ini bagaikan roda berputar..kadang dibawah kadang diatas, ada suka ada sedih itulah dinamika kehidupan..syukuri apa yang diberikan Allah SWT.

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

  © vehement VEHEMENT by Aan Choesni Herlingga 2009

Back to TOP